fungsi penggolongan darah
fungsipenggolongandarah
1. Untuk Transfusi Darah2. Menghidari penyakit tertentu
Add caption |
3. Membantu memantau program diet
Beberapa orang dunia ini dengan golongan darah tertentu ada yang perlu membatasi asupan karbohidratnya, apabila tidak resiko super obesitas dapat terjadi dalam dirinya, karena kondisi jenis dan jumlah karbohidrat yang tidak cocok dengan golongan darahnya, dengan mengetahui golongan darah maka kita bisa memantau diet kita.
4. Resiko penggumpalan darah
Ada penelitian bahwa golongan darah berinteraksi dengan genetik seseorang untuk resiko trombosit vena (DVT) yang bisa menyebabkan pembekuan pada darah di organ kaki bagian bawah, pembekuan dara ini dapat juga mengalir ke organ lainnya seperti paru, hal ini bias mengancam nyawa pasien. Setelah peneliti menganalisa data dari sekitar 66.000 orang yang dilakukan selama 30 tahun ditemukan bahwa orang dengan tipe golongan darah A, B dan AB memiliki 40% resiko lebih tinggi mengalami DVT dibanding golongan darah O.
5. Mengetahui Resiko Penyakit Jantung
Ilmuan dari Harvard menganalisa sekitar 77.000 sample data orang dan menemukan bahwa mereka berdarah golongan AB memiliki resiko sekitar 32% terkena penyakit jantung dibanding dengan golongan darah lainnya. Selain itu orang dengan golongan darah A dan B memiliki resiko sekitar 5% dan 11% lebih besar. Hingga kini belum juga diketahui secara pasti penyebab-penyebabnya, tetapi ada juga pendapat bahwa orang bergolongan darah A berkaitan dengan peningkatan kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan golongan darah O justeru sebaliknya. Sedangkan golongan darah AB beresiko mengalami imflamasi (imflamasi atau peradangan adalah bengkak kemerahan, panas, dan nyeri pada jaringan karena cedera fisik, kimiawi, infeksi, atau reaksi alergi).
6. Untuk mencegah kanker perut
Pendapat ini berdasar studi pada tahun 2010 dari Karolinska Institute Swedia, menerangkan bahwa orang dengan golonan darah A memiliki kesempatan 20% lebih besar terkena kanker lambung dibanding orang bergolongan darah O dan B. Sementara itu orang bergolongan darah O memiliki peningkatan resiko sakit maag, dan lebh rentan terhadap bakteri Hellicobacter pylori yang sering sebagai penyebab luka lambung.
7. Masalah Kesuburan
Pendapat dari Peneliti Albert Einstein Collage of Medicine di New York dan Yale University wanita dengan golongan darah O dua kali lebih mungkin memiliki kadar FSH (follicle-stimulating hormone) lebih tinggi, sedangkan mereka orang yangbergolongan darah A memiliki kadar FSH rendah. Tingginya kadar FSH menjadi indicator bahwa cadangan telur di indung telurnya berkurang lebih cepat,s ehingga dapat mengurangi peluang kehamilan pada wanita berusia 30-an hingga 40-an. Demikian pemaparan beberapa peneliti tentang fungsi dari golongan darah, ini hanya hasil studi ilmiah tetap semuanya ada di tangan Allah SWT yang menentukan, Wallohu Alam.(dikutipdaribrinly)
Comments
Post a Comment